C. Pendahuluan
Sudah selayaknya pembelajaran harus didukung oleh media yang dapat membekali guru dan siswa dengan pengetahuan dan keterampilan intelektual yang memadai serta pengalaman praktis agar memiliki kompetensi dan efektivitas dalam berpartisipasi. Oleh karena itu ada dua hal yang perlumendapat perhatian yaitu mempersiapkan pengetahuan materi pembelajaran dan metode atau pendekatan pembelajaran.
Contoh pada mata pelajaran Matematika tentang “Mengubah pecahan biasa ke pecahan campuran ”, di MI Al Falahiyyah kelas IV, diperoleh data hanya 10 siswa dari 26 siswa yang berhasil memperoleh nilai secara individu diatas KKM, atau dapat dinyatakan daya serap siswa secara klasikal hanya mencapai 38%. Hal ini melatarbelakangi perlunya menyusun sebuah rencana perbaikan belajar agar hasil pembelajaran lebih meningkat dan bermakna bagi siswa.Untuk menyusun rencana dan melaksanakan perbaikan pembelajaran akan lebih baik jika perencanaan dan tindakan dilaksanakan dengan cara kolaboratif, agar perbaikan terfokus pada masalah yang sudah terkam. Dari hasil refleksi teridentifikasi permasalahan sebagai berikut:
1. Kurangnya motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran,
2. Kurangnya konsentrasi siswa dalam memperhatikan penjelasan dari guru,
3. Dalam melaksanakan pembelajaran guru tidak menggunakan media pembelajaran yangdapat menarik perhatian siswa.
4. Proses pembelajaran hanya menggunakan metode ceramah, sehingga pembelajaran hanya berfokus pada guru
5. Guru kurang menggali potensi siswa untuk bertanya, dan menjawab pertanyaan.Dari permasalahan tersebut, maka diperlukan adanya suatu kegiatan perbaikan proses pembelajaran dengan melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), sehingga dapat meningkatkan motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran, dan meningkatkan keatifan siswa dalam melakukan Tanya jawab.
D. Perumusan dan Pemecahan masalah.
Berdasarkan pada hal-hal yang telah diidentifikasikan sebagaimana tercantum pada latar belakang diadakannya tindakan penelitian kelas, maka dapat dirumuskan beberapa hal dalam melakukan tindakan penelitian kelas, yaitu sebagai berikut:
“Bagaimana meningkatkan pemahaman siswa melalui penggunaan media pembelajaran “mengubah pecahan biasa ke pecahan campuran”, di kelas IV MI Al- Falahiyyah”
E. Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai dalam melaksanakan program perbaikan yaitu untuk menyelesaikan permasalahan yang telah ditemukan dalam proses pembelajaran Matematika di kelas IV (empat) MI Al Falahiyyah Kebayoran Baru, diantaranya yaitu:
1. Meningkatkan kompetensi guru dalam pengadaan media pembelajaran.
2. Meningkatkan kompetensi guru dalam mengkondisikan siswa berdiskusi dalamkelompok.
3. Meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan alat peraga sehingga mampumenarik perhatian siswa.
4. Memotivasi siswa untuk bertanya jawab dengan menggunakan metode diskusi.
Berdasarkan hasil kegiatan belajar yang kemudian dilanjutkan dengan penelitian tindakan kelas yang dirancang dalam 2 (dua) kali tindakan perbaikan di kelas IV (empat) MI Al Falahiyyah Kebayoran Baru, diharapkan dapat memeberikan manfaat baik guru dan siswa.
1. Manfaat seorang guru adalah:
1) Menjadi guru profesional yang mampu merancang perbaikan pembelajaran, sehinggamampu menilai dan memperbaiki pembelajaran yang dikelolanya. Dengan demikian gurumampu menunjukkan otonominya sebagai pekerja profesional.
2) Menghasilkan alat peraga yang dapat memotivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran
3) Mampu menggunakan metode pembelajaran yang dapat memotivasi siswa untuk mengikutikegiatan bertanya jawab, sehingga pembelajaran menjadi menyenangkan.
4) Dengan adanya perbaikan membuat guru lebih percaya diri, dan sekaligus guru berperanaktif mengembangkan pengetahuan dan keterampilan sendiri sehingga menjadi guru yang inovatif.
2. Bagi siswa adalah:
1) Hasil belajar siswa meningkat.
2) Siswa dapat mengikuti pembelajaran aktif dan kreatif sehingga siswa merasa senangmengikuti pembelajaran.
3) Dengan berdiskusi maka secara tidak langsung siswa melaksanakan kegiatan bimbinganteman sejawat, dan melatih siswa untuk mengemukakan pendapat sehingga melatih rasa percayadiri agar berani untuk bertanya dan menjawab pertanyaan.
F. Kajian Pustaka
A. Teori Pembelajaran
Menurut Gagne, Briggs, dan Wager (1992), pembelajaran adalah serangkaian kegiatan yang dirancang untuk memungkinkan terjadinya proses belajar pada siswa. Motivasi siswa baik ekstrinsik dan instrinsik akan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.Menurut Meece dan Blumenfild, ada kolerasi positif antara hasil belajar dengan motivasi,semakin kuat dan tinggi motivasi yang dimiliki siswa akan berpengaruh terhadap hasil belajar.Guru harus berperan sebagai motivator, selain itu guru juga harus dapat menciptakan proses belajar yang menantang siswa untuk berfikir kreatif.Selain motivasi penggunaan alat peraga dalam pembelajaran sangat dibutuhkan sesuai dengan karakteristik anak, menurut Teori Piaget anak usia 7 – 11 tahun termasuk periode operasional kongkrit (concrete operational period ) dimana hal-hal yang bersifat kongkrit lebih mudah dipahami dibanding yang abstrak. Pada masa ini juga anak menganggap bahwa kehidupan adalah bermain. Penggunaan alat peraga akan sangat membantu keberhasilan proses pembelajaran.Guru juga harus mampu mengadakan variasi dalam pembelajaran baik alat peraga maupun metode yang digunakan. Pengadaan variasi dalam pembelajaran mempunyai manfaat sebagai berikut :
1. Meningkatkan motivasi belajar siswa.
2. Mengurangi kebosanan siswa dalam mengikuti pembelajaran.
3. Menumbuhkan rasa ingin tahu siswa pada hal-hal yang sedang dipelajari.
Suciati (2003), motivasi merupakan dorongan, dan dorongan tersebut dapat berupa intrinsicmotivation (dorongan dari dalam diri) dan extrinsic motivation (dorongan dari luar)
B. Motivasi Belajar dan Media Pembelajaran
1. Motivasi Belajar
Motivasi belajar : (Huitt, W. (2001) dalam Yuni Pitriah)“ motivasi belajar adalah suatu kondisi internal sebagai pendorong pada diri anak untuk melakukan kegiatan belajar, atau status internal kadang-kadang diartikan sebagai kebutuhan, keinginan, atau hasrat yang mengarahkan perilakuseseorang untuk aktif bertindak dalam rangka mencapai sesuatu” Motivasi belajar terdiri dari 2 jenis yaitu :
1. Motivasi Intrinsik yaitu suatu motivasi atau dorongan yang lahir dalam diri siswa sendiri
2.Motivasi Ekstrinsik yaitu suatu motivasi karena pengaruh dari luar misalkan suasanakelas yang agak berbeda dirasakan siswa karena guru mengunakan alat peraga atau gurumemberika pujian.
2. Alat peraga/Media
Pengertian Media/Alat peraga (Schramm 1977) “media pembelajaran adalah teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran”
Fungsi media (Robert Heinich (1985:6) dalam Kartika Laria,2008) mengungkapkan bahwa “media pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran dapat mempengaruhi terhadapefektivitas pembelajaran”.
Jenis media belajar, diantaranya :
1) Media visual adalah media yang hanya dapat dilihat oleh indra penglihatan terdiri atas:
Ø Media Visual yang dapat diproyeksikan; “in focus”
Ø Media visual yang tidak dapat didiproyekskan; grafik, diagram, chart, bagan, poster,kartun, komik
2) Media audial : ( recorder, laboratorium bahasa dan sejenisnya)
3) Media audio visual ( film, televisi, video (VCD, DVD, VTR), komputer dan sejenisnya).
G. Hasil Penelitian
A. Hasil Penelitian
Setelah melakukan perbaikan pembelajaran tentang masalah peningkatan penguasaan materimelalui upaya memotivasi siswa dengan menggunakan alat peraga yang sesuai dengan materidan menggunakan metode yang melibatkan keaktifan siswa didapat data sebagai berikut :
Tabel .1, Jadwal Dan Hasil Perbaikan Pembelajaran Matematika
No |
Hari/Tanggal |
Pemb |
Fokus |
1 |
Senin,15 /7/ 2022 |
1 |
Meningkatkan pengetahuan siswa terhadapmateri pelajaran tentang lembaga-lembaganegara dan jenis pemerintahan pusat |
2 |
Kamis,25/7/ 2011 |
2 |
IMeningkatnya motivasi siswa untuk bertanya jawab sehingga pembelajaranaktif |
3 |
Juma’at,25/8/ 2022 |
1 |
perhatian siswa denganmenggunakan alat peraga sehingga pembelajaran lebih aktif dan siswa lebihmudah mengumpulkan data tentang materi pelajaran yang akhirnya dapatmeningkatkan nilai perolehan siswa |
Tabel .2 Perolehan Nilai Evaluasi Siswa Pada Proses Pembelajaran, Perbaikan I dan Perbaikan II
Nama Sekolah : MI Al Falahiyyah
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV/1
KKM : 75
Tidak |
Nama |
Nilai PI |
Nilai PII |
Nilai P.III |
ket. |
1 |
ACHMAD HABIBIE |
80 |
80 |
80 |
Tuntas |
2 |
ACHMAD HAKAM ARRAFA |
50 |
80 |
80 |
Tuntas |
3 |
ADHWA FAJRI ANNADA |
90 |
90 |
90 |
Tuntas |
4 |
AL SAIDIN DALIMUNTHE |
50 |
60 |
60 |
B. Tuntas |
5 |
ALTHAAF JEEVAN NURJAMAN |
90 |
90 |
90 |
Tuntas |
6 |
ALYA NASIFA PUTRI |
60 |
80 |
80 |
Tuntas |
7 |
AMMAR RAHSYA HABIBIE |
60 |
80 |
80 |
Tuntas |
8 |
ANGGUN RIBIA SAMARA |
60 |
80 |
80 |
Tuntas |
9 |
ANNA ALTHAFUN NISA |
60 |
80 |
80 |
Tuntas |
10 |
ARETHA AZKADEENA UTAMA |
60 |
80 |
80 |
Tuntas |
11 |
DZAKIRA NURUL NAFISHA |
40 |
60 |
80 |
Tuntas |
12 |
HABIBIE RAKHABUMI PRAYETNO |
80 |
80 |
80 |
Tuntas |
13 |
JESSICA OKTAVIA |
80 |
80 |
80 |
Tuntas |
14 |
KIRAM SHEVA LUSAHADI |
80 |
80 |
80 |
Tuntas |
15 |
MARC ACHMAD FATIH ARDEN |
80 |
80 |
80 |
Tuntas |
16 |
MOSYARAIN RAMADHAN |
80 |
80 |
80 |
Tuntas |
17 |
MUHAMAD ILHAM |
50 |
60 |
60 |
B. Tuntas |
18 |
MUHAMAD IZZAT AL FATIH |
40 |
60 |
80 |
Tuntas |
19 |
MUHAMMAD 'AZZAAM APRILIANSYAH |
80 |
80 |
80 |
Tuntas |
20 |
MUHAMMAD AUFATUL RIZKI |
40 |
60 |
80 |
Tuntas |
21 |
MUHAMMAD FATIH IBRAHIM |
50 |
80 |
80 |
Tuntas |
22 |
MUHAMMAD RIFQI FADILAH |
50 |
60 |
80 |
Tuntas |
23 |
NYIMAS ALYA SYAILENDRA |
80 |
80 |
80 |
Tuntas |
24 |
SAKTI PUTRA SULTAN |
40 |
60 |
60 |
B. Tuntas |
25 |
SHAFIRA AULIA FIRMANSYAH |
60 |
80 |
80 |
Tuntas |
26 |
SHAMIMA KYANDRA SYARAH HENZKY |
80 |
80 |
80 |
Tuntas |