Oleh : Karnina Maryam (Bendahara DPK Kelas II)
Jengkol dikenal dengan baunya yang tajam dan khas. Sering dimasak sebagai hidangan pelengkap saat makan, dan sangat diminati apalagi sebagai menu lalapan. Namun bau mulut setelah makan jengkol dan bau air seni, kadang mengurangi rasa percaya diri dan mengganggu pengguna wc lainnya.
Dibalik aroma baunya yang tajam dan tidak sedap, ternyata jengkol memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan belum banyak diketahui banyak orang, berikut ini beberapa manfaat yang terkandung pada jengkol ;
1. Membentuk Jaringan Tubuh.
Jengkol mengandung protein yang tinggi, bermanfaat dalam membentuk jaringan tubuh. Asam amino yang terkandung dalam protein, berperan dalam pembentukan jaringan tubuh. Protein mengendalikan proses pembentukan sel baru, saat adanya kerusakan di bagian sel tertentu dalam tubuh. Kandungan protein yang tinggi, dapat anda temukan pada kacang kedelai, kacang hijau dan jengkol.
2. Mengatasi Perut Buncit.
Jengkol merupakan salah satu jenis makanan yang mengandung serat tinggi. Dengan serat itu, maka proses pencernaan dalam tubuh akan lebih mudah dan lancar. Tahukah anda? Bahwa susah buang air besar adalah salah satu penyebab yang memicu perut buncit. Dan manfaat jengkol dalam melancarkan buang air besar akan mengatasi pemicu terbentuknya perut buncit.
3. Mencegah Anemia.
Anemia adalah keadaan saat seseorang kekurangan sel darah merah, karena kurangnya produksi sel darah merah dalam tubuh. Kurangnya produksi itu dipicu oleh kurangnya suplai oksigen dan zat besi ke dalam tubuh. Jengkol mengandung zat besi yang dapat bermanfaat memicu produksi sel darah merah, dan mencegah anemia. Bagi anda para wanita, mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi saat sedang menstruasi adalah hal yang sangat disarankan. Saat anda kehilangan banyak darah karena mentruasi, maka penuhilah kebutuhan zat besi bagi tubuh anda. Salah satu makanan yang mengandung zat besi itu adalah ”jengkol’
(asal jangan makan terlalu banyak ya.... nanti kejengkolan !)