"Metode Role Playing dalam Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas VI MI Al Falahiyyah" Featured

12 Juli 2022, 10:38 pm Written by  Umi Eva
Published in Karya Tulis Pendidik
Read 465 times Last modified on Selasa, 23 Agustus 2022 09:37

Penyusun: Umi Eva Rifqiyanty

 

A. Judul

Metode Role Playing dalam meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas VI MI Al Falahiyah

B. Bidang Kajian

Efektifitas Metode Role Playing dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VI MI Al Falahiyah

 

C. Pendahuluan

Suatu hal yang memegang peranan paling penting bagi keberhasilan pendidikan adalah proses pelaksanaan. Dan pelaksanaan pembelajaran yang baik sangat dipengaruhi oleh banyak komponen-komponen, salah satunya adalah adanya metode pembelajaran yang baik. Pemilihan metode pembelajaran, merupakan strategi awal untuk menentukan dan merancang proses pembelajaran yang akan dilaksanakan. Dengan demikian, pemilihan metode pembelajaran yang tepat akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Berdasarkan pengalaman, selama proses belajar Bahasa Indonesia kelas VI MI Al Falahiyah diketahui masih ada beberapa hal yang belum tercapai secara maksimal, antara lain, banyak siswa kurang aktif dalam proses belajar mengajar, antusias dalam mengikuti pelajaran dan perhatian terhadap materi yang dijelaskan.Oleh karena itu, hal yang dapat dilakukan oleh guru adalah mengubah model pembelajaran yang digunakan ke arah pembelajaran yang dapat memberikan peluang kepada murid untuk terlibat secara aktif dalam proses belajar mengajar. Salah satu metode pembelajaran yang dimaksud adalah Role Playing. Metode belajar Role Playing adalah salah satu metode yang dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk memecahkan masalah yang dihadapinya secara langsung. Berdasarkan alasan, pelaksanaan metode inilah yang akan menjadi kajian lebih dalam terutama dalam upaya meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas VI MI Al Falahiyyah. Salah satu metode pembelajaran yang dimaksud adalah Role Playing.Metode belajar Role Playing adalah salah satu metode yang dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk memecahkan masalah yang dihadapinya secara langsung. Berdasarkan alasan, pelaksanaan metode inilah yang akan menjadi kajian lebih dalam terutama dalam upaya meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas VI MI Al Falahiyah. Salah satu metode pembelajaran yang dimaksud adalah Role Playing. Metode belajar Role Playing adalah salah satu metode yang dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk memecahkan masalah yang dihadapinya secara langsung. Berdasarkan alasan, pelaksanaan metode inilah yang akan menjadi kajian lebih dalam terutama dalam upaya meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas VI MI Al Falahiyah.

D. Perumusan dan Pemecahan Masalah

1. Perumusan Masalah Berdasarkan permasalahan yang diuraikan pada latar belakang, maka rumusan masalahnya adalah “Apakah penggunaan metode belajar Role Playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasa kalimat efektif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VI MI Al Falahiyyah?”

2. Pemecahan Masalah Penggunaan metode pembelajaran Role Playing pada pokok bahasan kalimat efektif mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas VI MI Al Falahiyah diharapkan mampu meningkatkan partisipasi siswa selama proses pembelajaran sehingga penguasaan konsep materi siswa dapat meningkatkan yang kemudian mampu meningkatkan hasil belajarnya.

E. Tujuan Penelitian

Sesuai dengan perumusan masalah yang diuraikan di atas, maka tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui penggunaan metode pembelajaran Role Playing dalam meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VI MI Al Falahiyyah.

F. Manfaat Penelitian

  1.  Bagi penulis, sebagai referensi dan dapat lebih mengembangkan metode pembelajaran di Madrasah tempat simpan-simpan.
  2.  Bagi siswa, tingkatkan hasil belajar siswa dalam pelajaran bahasa Indonesia dan tumbuhkan iklim pembelajaran yang interaktif.
  3.  Bagi guru, mengetahui metode pembelajaran yang bervariasi untuk memperbaiki dan meningkatkkan pembelajaran Bahasa Indonesia.

G. Kajian Pustaka

  1. Hasil Belajar Suatu proses belajar diharapkan menghasilkan sesuatu yang disebut Hasil Belajar. Hasil Belajar adalah kemampuan yang dimiliki siswa setelah menerima pengalaman belajar (Nana, 2008: 2). Benyamin Bloom (Agung Hartomo dan Sunarto, 2006:11) membagi klasifikasi hasil belajar menjadi tiga ranah, yaitu ranah kognitif, ranah afektif, dan ranah psikomotorik. Di dalam proses pembelajaran guru sebagai pengajar sekaligus pendidik bertanggung jawab yang besar dalam membantu meningkatkan keberhasilan siswa yang tentunya dipengaruhi oleh kualitas dan faktor internal siswa itu sendiri.
  2. Model Pembelajaran Role Playing Model Role Playing adalah suatu cara penguasaan bahan-bahan pembelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan siswa. Pengembangan imajinasi dan penghayatan dilakukan siswa dengan memerankannya sebagai tokoh hidup atau benda mati. Materi ajar dipilih dan disusun sebagaipaket pro dan kontra. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok terdiri dari tiga atau empat orang. Model ini banyak melibatkan siswa dan membuat siswa senang belajar. Model serta memiliki nilai tambah, yaitu dapat menjamin prestasi seluruh siswa dan memberikan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuannya dalam bekerja sama. Permainan merupakan pengalaman yang menyenangkan bagi siswa (Prasetyo, 2001).
  3. Langkah-langkah Pembelajaran Menurut Mulyasa (2005) pembelajaran dengan metode Role Playing ada tujuh tahap, yaitu: pemilihan masalah, pemilihan peran, menyusun tahap-tahap bermain peran, menyiapkan pengamat, tahap pemeranan, diskusi dan evaluasi serta pengambilan keputusan. Pada tahap pemilihan, guru mengemukakan masalah, tahap, memilih peran yang sesuai dengan permasalahan yang akan dibahas, mendeskripsikan karakter dan apa yang harus dikerjakan oleh para pemain. Tahap berikutnya adalah pengamat, pengamat dari kegiatan ini adalah semua siswa yang tidak menjadi pemain atau pemeran. Setelah semuanya siap maka dilakukan kegiatan pemeranan. Pada tahap ini para peserta didik mulai beraksi sesuai peran masing-masing sesuai yang terdapat pada skenario.Dalam hal ini guru memperhatikan permainan pada saat terjadi sekarang untuk mencari masalah untuk di diskusikan. Masalah yang muncul dari bermain peran dibahas pada tahap diskusi dan evaluasi.
Rate this item
(2 votes)

3 comments

  • Bunda Ammar

    Keren, Ummi. Melatih siswa untuk kreatif, percaya diri, dan memahami konten pelajaran dengan cara yang menyenangkan.

    posted by Bunda Ammar Sabtu, 27 Agustus 2022 09:45 Comment Link
  • Yuli Mom Dirham

    Setuju Umi dengan pembelajaran metode Role Playing anak jd mampu mengembangkan imajinasi mereka, anak mampu mengaplikasikan serta merasakan peran pada materi yg sedang dipaparkan dan menghidari kebosanan belajar. Trimakasih Umi Eva sudah menyajikan metode yg kreatif bagi anak2 semoga anak2 lbih semangat lg belajarnya

    posted by Yuli Mom Dirham Sabtu, 27 Agustus 2022 08:04 Comment Link
  • Mommy Sya

    ????????????????????????????????????????

    posted by Mommy Sya Jumat, 19 Agustus 2022 07:06 Comment Link

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.