Print this page

"UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN PAIKEM DI KELAS II MI AL FALAHIYYAH" Featured

22 Juli 2022, 6:38 am Written by  Umi Fitriah
Published in Karya Tulis Pendidik
Read 444 times Last modified on Selasa, 23 Agustus 2022 09:49

Penyusun: Umi Fitriah

 

A.     Judul

Upaya peningkatan Aktivitas Belajar Siswa dalam Pembelajaran Matematika melalui PAIKEM di Kelas II MI Al Falahiyyah

B.      Bidang Kajian

Efektifitas pendekatan PAIKEM dalam pembelajaran matematika di kelas dua MI Al Falahiyah

 

C.     Pendahuluan

Suatu proses belajar yang aktif ditandai dengan adanya interaksi siswa secara fisik, mental, maupun emosional. Pembelajaran matematika memerlukan kemampuan guru dalam mengelola proses belajar mengajar sehingga interaksi siswa dapat optimal, yang akhirnya berdampak pada hasil belajar. Pengelolaan ini dapat dilakukan dengan melakukan variasi pendekatan dalam mengajar yang disesuaikan dengan sub pokok bahasan yang diberikan.

Dalam pelajaran, matematika, b anyak siswa menjelaskan bahwa matematika adalah pelajaran yang menakutkan dan sulit untuk dipahami, terutama untuk memperoleh hasil yang maksimal .

Pada umumnya siswa SD memiliki kemampuan berhitung yang masih tergolong rendah . Hal tersebut disebabkan oleh proses belajar mengajar yang cenderung hanya mendengarkan informasi dari guru, bahkan banyak di antara siswa melakukan aktifitas di luar pelajaran matematika seperti mencoret-coret buku, mengganggu teman dan sebagainya. Matematika dimulai dari hal-hal yang abstrak sulit diterima dan diterima oleh sisw a.

Menyikapi permasalahan-permasalahan yang timbul dalam pembelajaran matematika terutama yang berkaitan dengan peningkatan aktivitas belajar, maka upaya inovatif untuk mengatasi siswa perlu segera dilakukan. Salah satu alternatif solusi yang mungkin dapat menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pendekatan PAIKEM.

Pendekatan PAIKEM adalah pembelajaran yang menggunakan berbagai metode yang bervariasi, menggunakan berbagai media dan alat bantu pembelajaran. Pendekatan PAIKEM berisi berbagai kegiatan seperti merangkum bacaan, merancang sesuatu, membuat laporan dan sebagainya. Di dalam pendekatan PAIKEM, individu harus selalu diperhatikan oleh guru, dan guru harus ramah sehingga siswa tidak merasa takut. Kegiatan pembelajaran dirancang sesuai dengan kemampuan siswa dan dalam setiap pembelajaran siswa diberi tugas serta hasilnya di papan atau papan tulis sehingga dapat membangkitkan motivasi untuk berprestasi.

Oleh karena itu penelitian kali ini akan membahas tentang upaya meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui pendekatan PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan) dalam pembelajaran matematika di kelas II MI Al Falahyyah

E.      Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pendekatan PAIKEM dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran matematika di kelas II MI Al Falahiyyah.

 

F.      Manfaat Penelitian

1.       Bagi penulis, dapat menjadi referensi dalam mengajar dan dapat mengembangkan pembelajaran menggunakan metode-metode yang lain

2.       Bagi siswa, dapat meningkatkan hasil belajar dan memotivasi minat belajar siswa

3.      Bagi guru, dapat meningkatkan pembelajaran dengan menggunakan metode yang bervariasi

 

G.    Kajian Pustaka

1.      Aktivitas belajar

Aktivitas secara bahasa berarti kegiatan, kesibukan, keaktivan, kerja, atau salah satu kegiatan kerja yang dilaksanakan dalam tiap bagian dalam perusahaan (Tri Kurnia, 2003:2009)

“Belajar aktif diartikan sebagai belajar yang memperbanyak aktivitas siswa dalam mengakses berbagai informasi dari berbagai sumber, buku teks, perpustakaan, internet atau sumber-sumber belajar lain, untuk mereka bahas dalam proses pembelajaran dalam kelas, sehingga memperoleh berbagai pengalaman yang tidak saja menambah kompetensi pengetahuan mereka, tapi juga kemampuan analitis, sintesis dan menilai informasi yang relevan untuk dijadikan nilai baru dalam hidupnya, sehingga mereka terima, diimitasi, dibiasakan sampai mereka adaptasikan dalam kehidupannya (Dede Rosyada, 2004:165-166).

2.      Pembelajaran matematika

Selama mempelajari matematika di kelas, aplikasi hasil rumus atau sifat yang diperoleh dari penalaran deduktif maupun induktif sering ditemukan meskipun tidak secara formal hal ini disebut dengan belajar bernalar (Depdiknas, 2003:5-6)

Dalam buku “konsep dan makna pembelajaran” dikemukakan bahwa pembelajaran ialah membelajarkan siswa menggunakan asas pendidikan maupun teori belajar merupakan proses komunikasi utama keberhasilan pendidikan (Sagala, 2009:61)

3.      Pendekatan PAIKEM

PAIKEM dapat didefinisikan sebagai: pendekatan mengajar (approach to teaching) yang digunakan bersama metode tertentu dan berbagai media pengajaran yang disertai penataan lingkungan sedemikian rupa agar proses pembelajaran menjadi aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (Muhibbin, dkk, 2009:1)

4.      Langkah-langkah Pembelajaran

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas (PTK) merupakan bagian dari penelitian tindakan (action research) yang bertujuan memperbaiki dan meningkatkan kualitas dan kuantitas proses pembelajaran di kelas.

Langkah pertama yang dilakukan adalah mengumpulkan data keaktivan siswa dalam pembelajaran matematika sebelum menggunakan pendekatan PAIKEM

Langkah kedua melakukan pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan PAIKEM

Langkah ketiga mengumpulkan data keaktivan siswa dalam pembelajaran matematika setelah menggunakan pendekatan PAIKEM

Langkah keempat membandingkan hasil yang didapat ketika sebelum menggunakan pendekatan PAIKEM dengan setelah menggunakan pendekatan PAIKEM

 

H.    Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil penelitian terhadap aktivitas siswa yang dilakukan selama dua kali pengamatan, diperoleh data sebagai berikut:

NO

Aspek Yang Diamati

Pengamatan 1

Pengamatan 2

1

Menanggapi jawaban guru

14,3%

71,4%

2

Memberikan contoh

21,4%

57,1%

3

Mengerjakan soal di papan tulis

14,3%

71,4%

4

Mengerjakan latihan soal

21,4%

57,1%

5

Menanggapi jawaban teman

21,4%

57,1%

6

Memberikan tanggapan

35,7%

71,4%

Rata-rata

21,42%

64,24%

 

Berdasarkan hasil penelitian terhadap aktivitas siswa pada tabel di atas, dapat dilihat adanya peningkatan dari pengamatan 1 ke pengamatan 2. Hal ini ditunjukkan dari hasil pengamatan 1 bahwa rata-rata persentase aktivitas siswa pada pengamatan 1 sebesar 21,42%. Sedangkan pada pengamatan 2 rata-rata persentase aktivitas siswa yaitu 64,24%. Dengan demikian setelah pembelajaran 2, indikator keberhasilan sudah tercapai.

                                  DOKUMENTASI

                 

 

Rate this item
(2 votes)

10 comments